Memanfaatkan Bahan Pakan Ternak Dari Limbah Pertanian

Memanfaatkan Bahan Pakan Ternak Dari Limbah Pertanian

Sabung Ayam Online -Memanfaatkan kembali sumber pakan yang ada di sekitar merupakan solusi yang bisa digunakan untuk menciptakan jenis pakan terbaik untuk ternak Ayam . Sumber pakan ini terkadang belum terlalu banyak dimanfaatkan dan banyak terbuang sia-sia serta secara ekonomis belum memiliki nilai yang tinggi seperti salah satunya dari limbah pertanian. Berbagai limbah pertanian yang ada di sekitar memiliki potensi yang cukup baik untuk digunakan kembali menjadi pakan ternak.

Dengan memakai limbah pertanian sebagai bahan pakan ternak, maka tentu bisa menghemat pengeluaran dalam urusan pakan. Ini disebabkan karena limbah pertanian jumlahnya cukup banyak dan melimpah serta mudah didapatkan. Limbah pertanian memiliki karakteristik yang tinggi kandungan serat kasar serta rendah nitrogen, kalsium dan fosfor. Ini menyebabkan limbah memiliki daya cerna yang rendah serta konsumsi menjadi terbatas. Namun potensial untuk dijadikan sumber energinya sangat besar. Berikut akan kami berikan contoh beberapa bahan pakan ternak dari limbah pertanian yang mungkin belum anda ketahui.

Jerami Padi

Jenis jerami padi sudah sangat banyak digunakan sebagai bahan pakan ternak Ayam. Limbah pertanian ini digunakan sebagai pakan ternak sebanyak 30%. Akan tetapi untuk sekarang, pengaplikasian cara fermentasi jerami untuk pakan sapi lebih banyak dipakai untuk kebutuhan industri serta dipakai sebagai bahan dasar untuk membuat pupuk organik.

Jerami Tanaman Kacang Kacangan

Jenis jerami kacang-kacangan juga menjadi limbah pertanian yang banyak dipakai dan sudah terkenal untuk kalangan peternak Ayam. Pada tanaman kacang-kacangan, yang paling banyak dipakai untuk ternak adalah jerami kacang hijau, jerami kedelai dan jerami kacang tanah.

Gaplek atau Onggok

Jenis olahan pertanian gaplek atau onggok sudah cukup banyak dipakai sebagai bahan pakan ternak Ayam seperti pada cara ternak sapi sukses. Gaplek atau onggok ini memiliki keunggulan yakni mudah menghasilkan energi yang besar bahkan hampir setara dengan jagung. Namun, sumber protein dari gaplek atau onggok ini terbilang rendah dan kandungan sianida cukup tinggi sehingga ketika ingin diberikan sebagai pakan ternak harus memperhatikan cara pengolahannya lebih dulu.

Jerami Jagung

Jerami jagung bisa anda manfaatkan kembali untuk bahan pakan ternak Ayam seperti untuk cara ternak domba ekor gemuk. Jerami jagung memiliki kandungan gizi yang bisa dikatakan rendah jika dibandingkan dengan jerami dari tanaman kacang kacangan. Meski begitu, jerami jagung masih lebih bagus dibandingkan dengan jerami padi. Kandungan nutrisi dalam jerami jagung diantaranya adalah protein sebesar 5% dan juga TDN sebesar 50%. Selain jerami jagung, masih ada beberapa jenis limbah tanaman jagung lain yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan tambahan.

Ampas Kelapa

Limbah pertanian dari ampas kelapa merupakan bungkil kelapa dan juga daging kelapa yang biasanya hanya dibuang tanpa dimanfaatkan kembali sebagai pakan pada cara ternak sapi skala rumahan. Namun ternyata, ada cukup banyak kandungan dalam ampas kelapa yang dibutuhkan oleh hewan ternak, seperti protein kasar sebesar 18%, serat sebesar 12% dan juga lemak sebesar 8%.

Ampas Tahu

Ampas tahu dihasilkan dari pembuatan tahu. Jenis pakan ini sangat mudah didapat karena yang memanfaatkan ampas tahu untuk bahan pakan ternak dari limbah pertanian juga masih sangat sedikit. Sedangkan untuk yang kandungan dari ampas tahu diantaranya adalah lemak sebesar 4%, abu sebesar 1%, protein sebesar 18% dan juga air sebesar 52%.

Limbah Kelapa Sawit

Limbah pertanian dari kebun kelapa sawit bisa digunakan kembali sebagai pakan ternak seperti budidaya sapi potong baik daun dan juga pelepah sawit. Untuk mengolah pelepah sawit bisa dilakukan dengan cara fermentasi sama seperti silase. Banyak perusahaan kelapa sawit yang mendukung pakang ternak dari hasil sampingan industri kelapa sawit berupa lumpur sawit atau solid decanter, bungkil inti sawit atau palm kernel cake dan juga bagian pelepah sawit.

Untuk pelepah, setiap pohon akan menghasilkan 22 pelepah setiap tahun yang bisa menghasilkan 9 ton pelepah segar setiap tahunnya atau setara dengan 0.66 ton bahan kering per tahun. Sedangkan untuk satu ekor sapi dewasa dengan bobot hidup 250 kg butuh pakan kering sebanyak 8.75 kg per hari.

Untuk lumpur sawit yang sangat digemari hewan ternak khususnya sapi diberikan dalam bentuk segar atau fermentasi bersama dengan bahan lainnya. Sementara untuk bungkil inti sawit adalah bahan baku pakan yang potensial sebagai sumber protein kasar sekitar 18 sampai 22%. Seperti pakan dari limbah lainnya, limbah kelapa sawit ini juga memiliki kekurangan karena kandungan seratnya yang tinggi dibandingkan dengan pakan sumber protein.

Limbah Kulit Kopi

Semakin berkembangnya pengolahan kopi baik skala kecil atau skala industri, maka hasil sampingan dari proses pengolahan yakni limbah kulit kopi juga semakin banyak. Dari pengolahan kopi tersebut akan menghasilkan sekitar 65% biji kopi dan 35% limbah kulit kopi yang bisa dimanfaatkan kembali menjadi pakan ternak seperti untuk cara penggemukan sapi limosin.

Demikian yang dapat penulis sampaikan mengenai Memanfaatkan Bahan Pakan Ternak Dari Limbah Pertanian Yang Belum Banyak Diketahui , oleh tim Sabung Ayam Online. Semoga bermanfaat, sampai jumpa di artikel berikutnya ya sobat, Salam Situs Sabung Ayam Terima kasih

Leave a Reply